Senin, 12 Desember 2011

kampung kenari

Asal Mula Nama Kampung kenari dan sejarahnya
kampung kenari terletak di kecamatan kasemen jln raya banten lama km 5
            Konon pada waktu Raden  Syarif Hidayatulloh (Sunan Gunung Jati) orang tua dari Maulana Hassanudin Banten datang ke daerah Banten beliau singgah di kampung Kenari  sekitar pada tahun 1500 M.

Di antara sejarah lagi ketika Maulana Hasanudin di utus pertama ke Banten datang ke kampung kenari dulu sekitar pada tahun 1550 M. maka salah satu sejarah tersebut nama kampong Kenari itu berasal dari kata “KENALI” (pertama kali mengenali daerah banten), dan dari sumber yang lain nama kampong Kenari di ambil dari sebuah pohon kuno yang besar bernama “POHON KENARI” yang diberi nama oleh sultan Abul Mafakhir Mahmud Abdul Qodir karena melihat pohon yang besar dan untuk berteduh yang bertujuan masyarakat kampong Kenari hidup dalam kedamaian, kemakmuran dan kesejahteraan, kokoh dan kuat seperti pohon Kenari.

Dengan pesatnya perkembangan daerah wilayah Banten Lama,  sampai terbentuk pusat kota di Banten Lama dan adanya kraton surosoan dan mesjid agung serta pelabuhan banten di daerah karangngantu.

Maka kp.kenari merupakan tempat pespen atau riyadoh para pembesar kerajaan banten. Sampai dikenari tersebut di bangun mesjid oleh sultan kenari yang sekarang masih ada dan berumur ratusan tahun, dan di kp. Kenari juga teradapat makam para keluarga-keluarga kerajaan banten diantaranya: Pekauman, Lawang Abang, Sortingke, Astana Cilik dll. Dan terdapat makam( Sultan Abul Mafakir Mahmud Abdul Qodir). Yang pertama mendapat gelar sultan dan di angkat menjadi raja pada usia 15 th, dan sementara di didik di Negara mekkah. kerajaan diperintah oleh patihnya Purbanegara pd thn 1596-1651. di kp. Kenari juga terdapat makam sultan banten yang V yaitu (Sultan Abul Ma’ali Ahmad)serta kelurga-keluarganya. Dan juga terdapat GAPURA( yg berasal dari kata GHOFURA) yang terbuat dari batu bata yang tersusun tanpa ada campuran pasir dan semen.


  1. agama
mayoritas agama masyarakat kp.kenari adalah islam dan tak jauh dari kenari juga terdapat pondok pesantren suka mandi/ almuawammah.

  1. pendidikan
pendidikan masyarakat kp. Kenari pada umumnya paling banyak adalah SMA sekitar 55%, lulusan SMP 15% lulusan SD 10% tidak sekolah 15% perguruan tinggi 5% dan dan yang tidak melanjutkan kejenjang selanjutnya kebnyakan dari masyarakat kp kenari adalah melanjutkan ke pesantren. Karena para orang tua berpikir bahwa pendidikan agama lebih penting dan karena factor ekonomi juga para orang tua lebih memilih ke pesantren karena biayanya lebih murah dan ilmu dari pesantren tidak jauh beda dengan ilmu dengan sekolah umum bahkan lebih manfaat.


  1. pekerjaan / profesi
mayoritas masyarakat kp. Kenari adalah 90% masyrakat petani.  sesuai dengan kekayaan yang di tinggalkan oleh sultan  yang berupa sawah seluas 17 hektar, di tambah berupa tanah ladang atau kebun seluas 7 hektar yang di peruntukan masyarakat kenari. Hasil dari tanah tersebut dibagi dua dengan pemasjidan dengan diperuntukan kegiatan – kegiatan keagamaan, seperti:

-          tahun baru islam.
-          peringatan maulid nabi Muhammad.
-          Rajaban
-          Haul Sultan
-          Pengajian, dan
-          Pembangunan sarana dan prasarana masjid dan pendidikan.

Ada juga masyarakat kenari yang bekerja berdagang dan bekerja di bidang industri, tapi itu hanya sebagian kecilnya saja.